Adies Kadir

Golkar Bangkit, Golkar Bersih, Golkar Maju, Golkar Menang.

Breaking

Jumat, 20 Desember 2019

Komisi III DPR Tekankan agar BNN Kedepankan Inisiatif Cegah Peredaran Narkoba

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir 
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir menyoroti peran dan kinerja dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan, yang dirasa tidak dapat memanfaatkan anggaran secara maksimal.

Hal ini dibuktikan dengan meningkatkanya Kalsel menjadi urutan keenam pengguna dan penyebaran narkoba di Indonesia.

Hal itu diungkapkannya usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI dengan mitra kerja yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, di Mapolda Kalimantan Selatan, Rabu (18/12/2019).

Adies menilai tidak ada upaya antisipatif dan inisiatif yang dilakukan BNNP dalam mencegah penyebaran Narkotika di Banjarmasin.

“Kalau penindakan oke lah kita koordinasi dengan kepolisian, tetapi yang menjadi pertanyaan kerjanya selama ini apa? Jangan hanya minta saja, mengeluh saja, kurang sumber daya manusia (SDM), kurang sarana prasarana, kurang anggaran dan lain-lain. Padahal kinerjanya belum kelihatan,” kata Adies.

Ia menginginkan dengan keterbatasan BNN mestinya bisa berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti kepolisian, Kemenkum HAM, dan lain-lain, agar penanggulangan, pencegahan penyebaran dan penggunaan narkotika dapat dilaksanakan secara maksimal.

Adies membandingkan capaian BNN dengan mitra kerja Komisi III DPR RI lainnya, di mana dengan segala keterbatasan masih dapat berinovasi dan berkreasi agar tugas dan fungsinya dijalankan secara maksimal.

“Yang menjadi pertanyaan, bagaimana pencegahan, sosialisasi, juga penindakan. Tadi hanya dipaparkan kendala-kendala saja, antisipasinya pun tidak jelas hanya sosialisasi saja. Kita yang konkrit saja, bagaimana cara mengatasi hal-hal tersebut, berapa anggaran yang diperlukan, bagaimana koordinasinya, karena kita inginkan satu tanggung jawab yaitu harus bisa menekan pertumbuhan angka para pemakai narkotika itu,” tegasnya.

Sementara Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta berharap agar BNN betul-betul eksis sebagai sebuah Badan dengan tugas dan fungsi yang jelas.

Jangan ada kesan BNN telah bekerja keras tapi justru pengedaran narkotika semakin bertambah. Wayan menginginkan, agar BNN dapat mengantisipasi peredaran Narkotika tersebut.

“Bagaimana terobosan mereka, sehingga BNN dalam waktu singkat bisa terukur kerjanya. Kalau memang dibutuhkan peningkatan sarana, prasarana juga anggaran, Komisi  III akan berupaya meningkatkan anggaran BNN. Ketimbang sekarang anggaran sudah ada hasilnya belum jelas. Banyak mengeluh, tetapi inisiatif dan terobosannya kurang. Padahal harusnya sampaikan terobosan munculkan inisiatif lalu baru bicara anggaran,” tegasnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot