Adies Kadir

Golkar Bangkit, Golkar Bersih, Golkar Maju, Golkar Menang.

Breaking

Post Top Ad

Rabu, 20 November 2019

Komisi III Buka Wacana Evaluasi BNPT, Singgung Kinerja Deteksi Terorisme

Komisi III Buka Wacana Evaluasi BNPT, Singgung Kinerja Deteksi Terorisme
Foto: Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir di gedung DPR (Azizah-detikcom)
Jakarta - Komisi III DPR membuka kemungkinan mengevaluasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Kinerja BNPT dalam mendeteksi terorisme menjadi sorotan.

"Ini celetukan kawan-kawan untuk mengevaluasi apakah BNPT ini masih bisa diandalkan untuk mendeteksi terorisme atau sudah waktunya dievaluasi," kata Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Adies belum mengetahui seperti apa perkembangan evaluasi tersebut. Namun, jika BNPT dinilai sudah tidak bisa diandalkan, Adies menyebut bisa saja tugasnya dialihkan kepada pihak kepolisian.

"Kami belum tahu bagaimana nanti. Kita akan lihat berkembangnya seperti apa. Berarti kalau dievaluasi berarti semua di-handle oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Densus 88," ujar Adies.

Menurut Adies, anggota Komisi III mempertanyakan mengapa selalu ada kejadian terorisme lebih dulu baru ada langkah antisipasi yang diambil. Adies menyinggung keberhasilan BNPT dalam program deradikalisasi.

"Kalau dibilang berhasil atau tidak itu relatif, karena sebagian besar yang lama-lama itu kebanyakan sudah kembali dari deradikalisasi. Dari pertanyaan kami dari kawan-kawan, kenapa semakin banyak juga paham-paham yang baru atau ranting-ranting semakin menjamur," ucapnya.
Lebih lanjut, Adies meminta adanya sinergi yang terintegrasi antara BNPT dengan pihak Densus 88 Polri. Sinergi itu disebut Adies berkaitan dengan pencegahan hingga deradikalisasi.

"Kita ingin satu koordinasi, betul-betul koordinasi yang betuk terintegrasi. Koordinasi yang luar biasa, di mana pencegahan yang kita tahu cepat diatasi dan langsung ke titik sarangnya, dan langsung dideradikalisasi," tuturnya.

"Jangan nanti orangnya bisa dekat-dekat dengan pejabat, apalagi aparat, terus tiba-tiba meledak baru nanti orang begini begitu, tidak boleh begitu. Harus lebih dikoordinasikan antara pihak BNPT dan Densus," lanjut dia.

Baca juga: Ma'ruf Nilai Deradikalisasi Teroris Juga Harus Diisi Pembinaan Ekonomi

Adies mengatakan pihaknya juga merencanakan rapat gabungan dengan sejumlah pihak yang terkait dengan terorisme. Menurut Adies, Komisi III berencana untuk rapat gabungan bersama Komisi I dan VIII DPR, TNI, hingga BIN.

"Tentunya ada, ini kan baru rapat awal kita pingin dengarkan dulu grand design dan grand strategi dari mitra kerja. Dari situ baru kita evaluasi apa perlu ada rapat gabungan atau tidak. Kita juga ada rencana untuk melakukan rapat gabungan dengan Komisi I dan Komisi VIII, terkait dengan moral-moral tokoh agama dan lain-lain itu. Dengan TNI, BIN, dan lain-lain ini kita ada rencana," pungkasnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot